Kadis Peternakan Riau Ungkapkan :

Pekan Ini Akan Diadakan Training  Vaksinator Hadapi Penyebaran Virus LSD

Di Baca : 3425 Kali
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Herman SE MT.

Mulai dari pembersihan kandang, penanganan lalat, nyamuk, kutu, caplak dan serangga penghisap darah lainnya. Bahkan disarankan membuat kelambu untuk kandang sapi dan kerbau di masing masing kandang.

Karena hal ini menjadi faktor penting, guna mengurangi penyebaran virus dimaksud. Karena penularan terjadi akibat vektor, (lalat, nyamuk, kutu, caplak, dan serangga lainnya dengan jangkauan sebaran bisa sampai 10 kilometer jaraknya dari ternak yang terindikasi tertular.

"Selain perawatan, mulai dari penyemprotan disinfektan dan anti serangga lainnya, obat-obatan dan vitamin juga harus diberikan secara berkala. Untuk itu obat-obatan, desinfektan dan anti serangga bantuan pusat dan stok buffer provinsi sejak terjadinya penularan juga sudah langsung didistribusikan, terutama ke daerah yang terkena virus tersebut," tambah Herman.

Dia melanjutkan, daerah di Provinsi Riau yang paling banyak mengalami virus LSD adalah Kabupaten Indragiri Hulu yakni sebanyak 117 kasus. Dari total 261 kasus LSD di Provinsi Riau laporan ternak sapi yang telah menunjukkan progres kesembuhan total 230 ekor.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar